Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Sebagai Starter Kompos Campuran Feses Sapi Dan Kulit Pinang Terhadap Kualitas Kompos Serta Pertumbuhan Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum)

JUMALI, JUMALI (2017) Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Sebagai Starter Kompos Campuran Feses Sapi Dan Kulit Pinang Terhadap Kualitas Kompos Serta Pertumbuhan Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum). Masters thesis, UNIVERSITAS JAMBI.

[img]
Preview
Text
Jurnal JUMALI (P2E115004).pdf

Download (325kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan mikroorganisme lokal bonggol pisang sebagai starter kompos campuran feses sapi dan kulit pinang terhadap kualitas kompos serta pertumbuhan rumput gajah (Pennisetum Purpureum). Bahan yang digunakan pada penelitian ini adalah feses sapi potong, bonggol pisang,limbah kulit pinang, rumput gajah, gula merah, air cucian beras, air kelapa, serbuk gergaji, dan seperangkat bahan untuk pengujian kualitas kimia kompos. Alat yang digunakan pada penelitian ini adalah karung plastik kapasitas 20 Kg, polybag kapasitas 20 Kg , meteran, kertas label, sprayer, timbangan digital, dan cangkul. Metode penelitian ini dilakukan dalam dua yaitu tahap pengomposan dan tahap aplikasi kompos. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan untuk masing-masing perlakuan kompos dan aplikasi terhadap rumput gajah. Hasil pengamatan fisik terhadap mikroorganisme lokal bonggol pisang yaitu berwarna kecoklatan, aroma asam segar khas fermentasi. Hasil pengamatan terhadap fisik kompos yaitu semua perlakuan memberikan pengaruh yang sama terhadap warna, bau, tekstur dan temperatur kompos. Analisis ragam menunjukkan bahwa pemanfaatan mikroorganisme lokal bonggol pisang pada kompos campuran feses sapi dan kulit pinang berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap posfor, nitrogen, kalium kompos serta tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap rasio C/N, dan derajat keasaman (pH) kompos. Aplikasi penggunaan pupuk kompos pada rumput gajah berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap tinggi rumput gajah, panjang daun dan lebar daun rumput gajah serta tidak berpengaruh (P>0,05) terhadap jumlah anakan dan berat basah tajuk. Disimpulkan bahwa pemanfaatan mikroorganisme lokal bonggol pisang sebagai starter kompos campuran feses sapi dan kulit pinang sudah memenuhi standar kualitas kompos, kompos terbaik yaitu pada perlakuan P2 dan perlakuan JP3 memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan rumput gajah (Pennisetum purpureum).

Type: Thesis (Masters)
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Depositing User: JUMALI
Date Deposited: 11 Jul 2017 03:42
Last Modified: 11 Jul 2017 03:42
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/1168

Actions (login required)

View Item View Item