CAMPUR KODE BAHASA DAERAH DALAM BAHASA INDONESIA OLEH GURU DAN SISWA PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS VI A TUNAGRAHITA SLB PROVINSI JAMBI TAHUN PELAJARAN 2016/2017

ALATAS, ALI (2017) CAMPUR KODE BAHASA DAERAH DALAM BAHASA INDONESIA OLEH GURU DAN SISWA PADA PROSES BELAJAR MENGAJAR DI KELAS VI A TUNAGRAHITA SLB PROVINSI JAMBI TAHUN PELAJARAN 2016/2017. campur kode bahasa daerah dalam bahasa indonesia oleh guru dan siswa pada proses belajar mengajar di kelas vi a tunagrahita slb provinsi Jambi tahun pelajaran 2016/2017.

Full text not available from this repository.

Abstract

ABSTRAK Alatas, Ali. 2017. Campur Kode Bahasa Daerah Dalam Bahasa Indonesia Oleh Guru dan Siswa Pada Proses Belajar Mengajar Di Kelas VI A Tunagrahita SLB Provinsi Jambi Tahun Pelajaran 2017. Skripsi, Jurusan Bahasa dan Seni, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia, FKIP, Universitas Jambi, Pembimbing I Rustam, S.Pd, M.Hum., Pembimbing II Drs. H. Larlen, M.Pd. Kata Kunci: Campur Kode, Dalam Proses Belajar Mengajar Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab Campur Kode Bahasa Daerah Dalam Bahasa Indonesia Oleh Guru dan Siswa Pada Proses Belajar Mengajar Di Kelas VI A Tunagrahita SLB Provinsi Jambi Tahun Pelajaran 2017. Berkenaan dengan pengunaan bahasa, banyak kegiatan sehari-hari yang dapat di teliti. salah satunya adalah campur kode guru dan siswa dalam proses belajar mengajar. Bahasa tidak terlepas dari kehidupan manusia, bahkan bahasa selalu digunakan dalam segala kegiatan segingga dapat dikatakan bahwa interaksi tidak akan berhasil atau tidak mungkin terjadi tanpa bahasa. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif intrumen penelitian dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yakni alat rekam, buku dan pena. Penelitian ini di lakukan di SLB Provinsi Jambi, pada April 2017. Data penelitian diperoleh dengan cara teknik rekaman dan wawancara. Untuk menguji keabsahan data hasil penelitian digunakan triangulasi. Hasil yang di dapat, Setelah dilakukan penelitian terdapat 34 tuturan yang mengandung campur kode dan faktor yang melatar belakangi terjadinya campur kode dalam percakapan proses belajar mengajar di SLB Provinsi Jambi. Campur kode yang diperoleh dalam penelitian ini dari bentuk tataran kata meliputi: kenapa biko ribut sekali dari bentuk tataran frasa meliputi: siapa yang piket hari ini? Kenapa pot bungo berantakan seperti ini? Latar belakang terjadinya Campur Kode Bahasa Daerah Dalam Bahasa Indonesia Oleh Guru dan Siswa Pada Proses Belajar Mengajar Di Kelas VI A Tunagrahita SLB Provinsi Jambi Tahun Pelajaran 2017. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk campur kode bahasa daerah dalam bahasa Indonesia oleh guru dan siswa pada Proses belajar mengajar di Kelas VIA Tunagrahita SLB Provinsi Jambi terdiri dari 46 tuturan. Bentuk campur kode yang diperoleh dalam penelitian ini bentuk tataran kata:kenapa biko ribut sekali dari bentuk tataran frasa meliputi : siapa yang piket hari ini? Kenapa pot bungo berantakan seperti ini?. Saran yang dapat diberikan kepada para peneliti selanjutnya diharapkan mampu meneliti campur kode bahasa karena banyak di jumpai campur kode bahasa baik dalam proses belajar mengajar, dalam kehidupan sehari-hari, maupun di dalam media cetak elektronik film.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: ALI ALATAS
Date Deposited: 17 Jul 2017 06:55
Last Modified: 17 Jul 2017 06:55
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/1365

Actions (login required)

View Item View Item