Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Singkong Gajah (Manihot utilissima Pohl var. gajah) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Untuk Pengayaan Materi Pada Praktikum Mata Kuliah Mikrobiologi

Paiman, Dwiyanto Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Singkong Gajah (Manihot utilissima Pohl var. gajah) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Untuk Pengayaan Materi Pada Praktikum Mata Kuliah Mikrobiologi. Biospesies. ISSN 1979-0902

[img]
Preview
Text
A1C412014-ARTIKEL.pdf

Download (231kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Dwiyanto. 2017. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Singkong Gajah (Manihot utilissima Pohl var. gajah) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Untuk Pengayaan Materi Pada Praktikum Mata Kuliah Mikrobiologi: Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Alam, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Dra. Hj. Harlis, M.Si., (II) Retni S. Budiarti, S.Pd., M.Si. Kata Kunci: Singkong Gajah, Escherichia coli Singkong merupakan tanaman asli Indonesia yang termasuk dalam familia Euphorbiaceae. Salah satu varietas singkong yang unggul adalah varietas Gajah. Di Provinsi Jambi, singkong dibudidayakan masyarakat di daerah tangkit. Daun singkong merupakan limbah yang biasanya tidak terpakai lagi. Tetapi dalam daun singkong ini mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin yang dapat berguna sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun singkong gajah (M. utilissima Pohl var. gajah) terhadap pertumbuhan E. coli dan untuk mengetahui konsentrasi optimal dari ekstrak daun singkong gajah (M. utilissima Pohl var. gajah) dalam menghambat pertumbuhan E. coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan konsentrasi ekstrak daun singkong, yaitu: kontrol (diberi Chloramphenicol), 5%, 10%, 20%, 40%, 80% dan 100%. Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, sehingga didapatkan 28 unit satuan percobaan. Parameter yang diamati didasarkan atas diameter zona hambat yang terbentuk pada 8 jam pertama diukur dengan menggunakan kertas milimeter dan uji fitokimia berdasarkan perubahan warna yang terbentuk. Hasil yang diperoleh dianalisis secara statistik), jika terdapat pengaruh maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun singkong gajah pada konsentrasi 5% dengan luas rata-rata zona hambat 6 mm tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 10% dan 100%, tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Perlakuan konsentrasi 20% dengan zona hambat sebesar 12,75 mm dan 80% dengan zona hambat sebesar 20,25 mm tidak berbeda dengan konsentrasi 40% dengan luas rata-rata zona hambat 15 mm, tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Pada perlakuan kontrol (diberi Chloramphenicol) merupakan perlakuan dengan rata-rata zona hambat tertinggi yakni 31 mm dan berbeda nyata dengan perlakuan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun singkong berpengaruh terhadap pertumbuhan E. coli, konsentrasi optimal dalam menghambat pertumbuhan E. coli adalah konsentrasi 80%. Disarankan untuk senyawa aktif yang terkandung di daun singkong perlu diisolasi dan dilakukan pengujian lanjut aktivitas bakterinya.

Type: Article
Subjects: Q Science > QR Microbiology
Depositing User: DWIYANTO
Date Deposited: 19 Jul 2017 03:11
Last Modified: 19 Jul 2017 03:11
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/1382

Actions (login required)

View Item View Item