PENERAPAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 8 KOTA JAMBI

IBRAHIM, IBRAHIM (2017) PENERAPAN MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 8 KOTA JAMBI. Penerapan Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMA Negeri 8 Kota Jambi.

[img]
Preview
Text
ARTIKEL.pdf

Download (707kB) | Preview

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana pendidikan adalah suatu kegiatan yang dilakukan melalui perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan serta penghapusan terhadap sarana dan prasarana yang ada di sekolah digunakan untuk menunjang terselenggaranya pendidikan yang bermutu di sekolah. SMA Negeri 8 Kota Jambi masih kesulitan mengelola sarana dan prasarana pendidikan serta sarana dan prasarana yang tidak digunakan diabaikan begitu saja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan (1) perencanaan (2) pengadaan (3) inventarisasi (4) pemeliharaan serta (5) penghapusan sarana dan prasarana pendidikan di SMA Negeri 8 Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan menghasilkan data deskriptif. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Analisis data menggunakan analisis data model miles and huberman yang terdiri dari data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di SMA Negeri 8 Kota Jambi (1) dalam penerapan perencanaan sarana dan prasarana pendidikan sekolah menentukan kebutuhan yang ingin diadakan atau yang ingin dibeli (2) dalam penerapan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan sekolah melihat dulu fungsi dari kebutuhan yang ingin dibeli setelah itu mengajukan proposal dengan daftar kebutuhan dan rincian dananya (3) dalam penerapan inventarisasi sarana dan prasarana pendidikan sekolah mencatat sarana dan prasarana pendidikan didalam buku inventaris dan buku golongan, pencatatan inventaris dilaksanakan sekali setahun (4) dalam penerapan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan sekolah melakukan pemeliharaan secara berkala bukan secara terus menerus atau setiap hari, sarana dan prasarana pendidikan yang mengalami kerusakan dilakukan rehab atau perbaikan (5) dalam penerapan penghapusan sarana dan prasarana pendidikan setiap 8 tahun atau 10 tahun sekolah melakukan penghapusan apabila sarana dan prasarana pendidikan tidak layak pakai lagi dan tidak bisa direhab dan diservis lagi, penghapusan sarana dan prasarana juga dilakukan apabila sarana dan prasarana pendidikan rusak berat, dicuri, ataupun terbakar. Kesimpulan penelitian, penerapan manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SMA Negeri 8 Kota Jambi sudah diterapkan namun belum secara maksimal dan di sarankan kepada wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana diharapkan lebih berkontribusi dalam penerapan manajemen sarana dan prasarana pendidikan dan sebaiknya guru dilibatkan langsung dalam menentukan perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan serta penghapusan sarana dan prasarana pendidikan.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Ibrahim
Date Deposited: 09 Aug 2017 08:01
Last Modified: 09 Aug 2017 08:01
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/1804

Actions (login required)

View Item View Item