PENERAPAN MAKSIM SOPAN SANTUN DALAM BERKOMUNIKASI SISWA KELAS XI A SMA NEGERI 3 KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN AJARAN 2016 /2017

SHENSA, RHENI FHARA (2017) PENERAPAN MAKSIM SOPAN SANTUN DALAM BERKOMUNIKASI SISWA KELAS XI A SMA NEGERI 3 KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN AJARAN 2016 /2017. PENERAPAN MAKSIM SOPAN SANTUN DALAM BERKOMUNIKASI SISWA KELAS XI A SMA NEGERI 3 KABUPATEN MUARO JAMBI TAHUN AJARAN 2016 /2017. pp. 1-11.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (62kB)
[img]
Preview
Image
image1.jpeg

Download (40kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Rheni Fhara Shensa,2017. Penerapan Maksim Sopan Santun Dalam Berkomunikasi Siswa Kelas XI A SMA Negeri 3 Kabupaten Muaro Jambi 2017: Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Jambi, pembimbing:(I) Prof. Dr. Mujiyono Wiryotinoyo, M. Pd (II) Drs. H. Larlen, M.Pd. Kata Kunci : Penerapan Maksim, Sopan Santun , Berkomunikasi. Tujuan penelitian yang berjudul Penerapan Maksim Sopan Santun Dalam Berkomunikasi Siswa Kelas XI A SMA Negeri 3 Kabupaten Muaro Jambi 2017 ini adalah untuk mendeskripsikan Sopan Santun siswa khususnya berkenaan dengan pemakaian Prinsip Sopan Santun Leech yang meliputi maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan dan maksim kesimpatisan di SMA Negeri 3 Kabupaten Muaro Jambi yang terjadi antara siswa dengan guru dan siswa dengan siswa lainnya. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Metode simak bebas libat cakap, atau penyimakan. Teknik dasar metode simak adalah teknik sadap serta menggunakan catatan sebagai teknik lanjutannya. Selanjutnya, data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan metode padan pragmatis dan menggunakan teori pragmatis dengan prinsip Sopan Santun Leech. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pematuhan terhadap maksim sopan santun Leech yang meliputi: 3 pematuhan maksim kearifan, 3 pematuhan maksim kedermawanan, 2 pematuhan maksim pujian, 1 pematuhan maksim kesederhanaan, 2 pematuhan maksim kesepakatan, dan 3 pematuhan maksim kesimpatisan.Pelanggaran terhadap prinsip Kesantunan Leech selama masa penelitian meliputi: 1 pelanggaran maksim kearifan, 4 pelanggaran maksim kedermawanan, 4 pelanggaran maksim pujian, 1 pelanggaran maksim kerendahan hati, 1 pelanggaran maksim kesepakatan, dan 2 pelanggaran maksim kesimpatisan. Disarankan agar sopan santun berbahasa di lingkungan sekolah harus tetap digunakan dan ditingkatkan lagi pemakaiannya, karena sekolah merupakan lingkungan formal tempat anak menuntut ilmu.Oleh karena itu diharapkan kepada para ahli bahasa dan pihak yang berwenang untuk memberikan penyuluhan mengenai kesantunan berbahasa agar tata cara berbahasa di lingkungan sekolah lebih baik lagi hingga terwujud opini masyarakat bahwa sekolah adalah lingkungan yang baik untuk mendidik anak menjadi lebih berilmu dan bermoral.

Type: Article
Subjects: A General Works > AI Indexes (General)
Depositing User: Rheni Fhara Shensa
Date Deposited: 27 Sep 2017 09:21
Last Modified: 27 Sep 2017 09:21
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/2001

Actions (login required)

View Item View Item