Identifikasi Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Jambi

Fitri wahyuni, Riscky Identifikasi Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Jambi. UNJA. ISSN 12345678 (In Press)

[img]
Preview
Text
ERA1D012046-ARTIKELFITRI WAHYUNI.pdf

Download (60kB) | Preview

Abstract

Abstrak Judul : Identifikasi Interaksi Sosial Siswa Kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Jambi Nama Mahasiswa : Riscky Fitri Wahyuni NIM : A1E113020 Dosen Pembimbing : 1. Drs. Asradi, M.M. 2. Drs. Rasimin, M.Pd. Remaja dan interaksi sosial merupakan dua hal yang saling berkaitan erat dan saling memberikan pengaruh penting terhadap proses kehidupan individu. Interaksi sosial pada masa remaja mempengaruhi berbagai aspek perkembangan pada siswa. Interaksi sosial yang dilakukan siswa dengan temannya yang memberikan pengaruh, interaksi sosial yang dilakukan siswa terhadap orang tua dan terhadap lawan jenis juga mempengaruhi perkembangan sosial siswa. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena di lingkungan SMP Negeri 17 Kota Jambi yang terlihat beberpa anak yang kurang baik dalam berinteraksi dengan orang tua, dengan teman sebaya, maupun dengan teman lawan jenisnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat berada pada kualitas mana interaksi sosial siswa dengan orang tuanya, interaksi sosial siswa dengan teman sebayanya, dan interaksi sosial siswa dengan teman lawan jenisnya. Penelitian ini dibatasi dengan hanya mengidentifikasi kualitas interaksi sosial siswa dengan orang tua, dengan teman sebaya, dan dengan teman lawan jenisnya. Penelitian ini juga dibatasi hanya diteliti pada siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Kota Jambi yang berjumlah 70 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan angket tertutup dengan alternative jawaban “Ya-Tidak” sebanyak 39 item. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kualitas interaksi sosial siswa dengan orang tua berada pada kualitas BAIK dengan persentase 68,9%. Kualitas interaksi sosial siswa dengan teman sebaya berada pada kualitas BAIK dengan persentase 61,4%. Interaksi sosial siswa dengan lawan jenis berada pada kualitas SEDANG dengan persentase 57%. Berdasarkan temuan ini, secara umum kualitas interaksi sosial siswa berada pada kualitas BAIK dengan persentase 62,2%. Implikasi terhadap kegiatan BK adalah menjadikan peranan pelayanan BK sangat dibutuhkan untuk dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas interaksi sosial siswa baik terhadap orang tua, teman sebaya, ataupun lawan jenis.

Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General)
L Education > L Education (General)
L Education > LA History of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Depositing User: RISCKY FITRI WAHYUNI
Date Deposited: 16 Oct 2017 08:06
Last Modified: 16 Oct 2017 08:06
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/2235

Actions (login required)

View Item View Item