ANALISIS KEMAMPUAN BAKTERI DARI LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DALAM MENDEGRADASI SELULOSA SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI TERAPAN

Delva, Ega (2017) ANALISIS KEMAMPUAN BAKTERI DARI LIMBAH TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) DALAM MENDEGRADASI SELULOSA SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI TERAPAN. Biospesies. pp. 1-7.

This is the latest version of this item.

[img] Text
A1C413043-ARTIKEL EGA DELVA.pdf - Published Version

Download (577kB)

Abstract

Perkebunan kelapa sawit menghasilkan limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) mencapai 30-35% dari berat buah segar. TKKS memiliki kandungan utama berupa selulosa sebesar 54-60%. Hingga saat ini pemanfaatan limbah TKKS belum dilakukan secara optimal, oleh sebab itu dapat dioptimalkan dengan pemanfaatan bakteri selulolitik pada TKKS yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi selulosa yang diharapkan dapat digunakan untuk mempercepat proses dekomposisi. Tujuan penelitian ini untuk melihat kemampuan bakteri pendegradasi dari limbah TKKS terhadap pertumbuhan bakteri selulolitik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan cara mengisolasi dan menganalisis kemampuan bakteri pendegradasi selulosa menggunakan isolat bakteri hasil isolasi dari TKKS di PT. Sungai Bahar Pasifik Utama Maro Sebo Kabupaten Muaro Jambi yang di uji menggunakan media CMC (Carboxymethyl Cellulose). Hasil penelitian ini didapatkan 14 isolat bakteri dan terdiri dari 9 genus yang mampu menghasilkan zona bening dan diberikan kode sebagai berikut: Actinomyces (2), Bacillus (2) dan (3), Brucella (2), Cellulomonas (1) dan (2), Clostridium (1) dan (3), Cytophaga (1), (2), dan (3), Flavobacterium, Staphylococcus (2), dan genus Micromonospora. Maka dapat disimpulkan bahwa isolat bakteri tersebut mampu mendegradasi selulosa dan genus Brucella (2) mempunyai indeks pelarutan tertinggi yaitu 15,2, serta terdapat bakteri uji yang tidak mampu mendegradasi selulosa yaitu Actinomyces (1), Agrobacterium, Bacillus (1), Brucella (1), Cellulomonas (3), Clostridium (2), Klebsiella, Staphylococcus (1), dan Streptomyces. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengujian aktivitas enzim selulase dari beberapa bakteri selulolitik potensial sehingga dapat diketahui laju dekomposisi oleh bakteri dan pada bakteri potensial yang bersifat patogen tidak digunakan secara aerob, namun dapat digunakan secara anaerob.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: EGA DELVA
Date Deposited: 27 Nov 2017 03:42
Last Modified: 27 Nov 2017 03:42
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/2490

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item