UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN ETIKA PERGAULAN SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK KELAS XI IPA 7 SMAN 8 KOTA JAMBI

putri julina, nora suci (2012) UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN ETIKA PERGAULAN SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK KELAS XI IPA 7 SMAN 8 KOTA JAMBI. UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN ETIKA PERGAULAN SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK KELAS XI IPA 7 SMAN 8 KOTA JAMBI.

[img] Text
abstrak.docx

Download (19kB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujua n untuk meningkatkan keterampilan pergaulan siswa pada siswa kelas XI IPA 7 SMA Negeri 8 Kota Jambi dengan menggunakan Layanan Bimbingan Kelompok. Melalui layanan bimbingan kelompok, peningkatan keterampilan etika pergaulan dapat dilihat secara proses maupun secara hasil. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan layanan (PTL). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Kota Jambi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 7 yang memiliki keterampilan etika pergaulan rendah yaitu 8 orang siswa. Penelitian ini dilakukan dengan 2siklus, yang terdiri dari empat kompetensi setiap siklusnya yaitu perencanaan, tindakan, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru bimbingan dan konseling. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, catatan lapangan, dan catatan anekdotal. Hasil dari penelitian proses mengambarkan bahwa setelah terlaksananya tindakan dua siklus dapat disimpulkan bahwa upaya meningkatkan Keterampilan Etika Pergaulan siswa kelas XI IPA 7 dapat ditingkatkan melalui bimbingan kelompok. Keterampilan etika pergaulan siswa pada pra tindakan/kondisi awal secara keseluruhan diperoleh siswa kelas XI IPA 7 memiliki rata-rata keterampilan etika pergaulan sebesar 38% dengan kriteria rendah. Namun jika di lihat dari pembagian idikator-indikator, ini berda pada Kriteria Sedang Adapun rincian pada indikator strategi dalam berteman yaitu terdapat 59%, indikator Komunikasi 58%, dan indikator empati terdapat 53%. Meningkatkan keterampilan etika pergaulan siswa melalui bimbingan kelompok dapat dilihat dari hasil yang diperoleh dari tiap siklus. Pada siklus 1 pertemuan 1 hasil yang dicapai 31,2% (kriteria rendah) dan pada pertemuan ke 2 mengalami peningkatan menjadi 43% , namun ini masih berada pada kriteria sedang. Siklus II mengalami peningkatan, pada pertemuan I mencapai 83% (kriteria tinggi), dan pada Pertemuan II meningkat menjadi 91,8% ini telah berada pada kriteria sangat tinggi maka penelitian ini telah teruji kebenarannya.

Type: Article
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Depositing User: SUCI NORA JULINA PUTRI
Date Deposited: 12 Jan 2018 07:32
Last Modified: 12 Jan 2018 07:32
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/2710

Actions (login required)

View Item View Item