Hegemoni Kekuasaan Tokoh Broto Dimas dalam Novel Opera Indonesia Karya Joko Santoso HP

Saputra, Dedi Hegemoni Kekuasaan Tokoh Broto Dimas dalam Novel Opera Indonesia Karya Joko Santoso HP. -. (Submitted)

[img] Text
I1B113040-Artikel.docx

Download (35kB)

Abstract

Hegemoni Kekuasaan Tokoh Broto Dimas dalam Novel Opera Indonesia Karya Joko Santoso HP Oleh: Dedi Saputra Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB UNJA ABSTRAK Saputra, Dedi. 2017. Hegemoni Kekuasaan Tokoh Broto Dimas dalam Novel Opera Indonesia Karya Joko Santoso HP. Skripsi, Program Studi Sastra Indonesia, FIB Universitas Jambi, Pembimbing: (1) Dra. Irma Suryani, M.Pd, (II) Dwi Rahariyoso, S.S, M.A. Kata Kunci : Novel, hegemoni kekuasaan Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan praktik hegemoni kekuasaan tokoh Broto Dimas dalam novel Opera Indonesia dan menjelaskan fase terwujudnya hegemoni kekuasaan tokoh Broto Dimas dalam novel Opera Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif dengan pendekatan objektif. Data pada penelitian ini adalah teks yang terdapat dalam novel Opera Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah novel Opera Indonesia karya Joko Santoso HP diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, cetakan pertama pada tahun 2012. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan membaca, mencatat, dan mengolah data penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk praktik hegemoni kekuasaan tokoh Broto Dimas dalam novel Opera Indonesia terbagi menjadi dua praktik yaitu, (1) counter hegemoni, (2) hegemoni. Hegemoni dipraktikan dengan cara (1) Membangun Kesadaran Kaum Intelekual Organik, (2) Membangun Kesadaran Lembaga/Partai, (3) Membangun Kesadaran Masyarakat. Fase terwujudnya hegemoni kekuasaan tokoh Broto Dimas dalam novel Opera Indonesia yaitu (1) Fase Pendidikan Kritis, (2) Fase Lembaga. Dari hasil analisis yang dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa praktik hegemoni kekuasaan dilakukan melalui counter hegemoni dan hegemoni. Counter hegemoni dilakukan Broto Dimas untuk menumbangkan rezim penguasa sedangkan hegemoni dilakukan untuk mendapatkan kekuasaan, praktek hegemoni kekuasaan tersebut melewati dua fase yaitu, fase pendidikan kritis dan fase lembaga.

Type: Article
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0080 Criticism
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: Dedi SAPUTRA
Date Deposited: 05 Feb 2018 01:29
Last Modified: 05 Feb 2018 01:29
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/3155

Actions (login required)

View Item View Item