PENGARUH EKSTRAK BIJI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus Urban) TERHADAP FENOMENA SERANGAN TRIPS (THYSANOPTERA:THRIPIDAE) PADA DAUN CABAI (Capsicum annuum Linnaeus) SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PRAKTIKUM ENTOMOLOGI

ADHIKROM, HASTUTI SETIA PENGARUH EKSTRAK BIJI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus Urban) TERHADAP FENOMENA SERANGAN TRIPS (THYSANOPTERA:THRIPIDAE) PADA DAUN CABAI (Capsicum annuum Linnaeus) SEBAGAI BAHAN PENGAYAAN PRAKTIKUM ENTOMOLOGI. JURNAL PENGARUH EKSTRAK BIJI BENGKUANG (Pachyrrizus erosus Urban) TERHADAP FENOMENA SERANGAN TRIPS (THYSANOPTERA:THRIPIDAE) PADA DAUN CABAI (Capsicum annuum Linnaeus) SEBAGAI.

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH.pdf

Download (397kB)

Abstract

ABSTRAK Setia, Hastuti A. 2018. Pengaruh Ekstrak Biji Bengkuang (Pachyrrizus Erosus Urban) Terhadap Fenomena Serangan Trips (Thysanoptera: Thripidae) Pada Daun Cabai (Capsicum Annuum L.) Sebagai Bahan Pengayaan Praktikum Entomologi: Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj.Asni Johari, M.Si., (2) Dra. Hj. Muswita, M.Si. Kata kunci: ekstrak, biji bengkuang, trips, Capsicum annum L., fenomena serangan Trips merupakan salah satu hama utama pada tanaman cabai. Hingga saat ini, metode pengendalian hama dan penyakit yang dianggap sangat efektif adalah metode kimiawi. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan pengendalian secara hayati dengan menggunakan ekstrak biji bengkuang (Pachyrrizus erosus Urban). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak biji bengkuang (Pachyrrizus erosus Urban) terhadap fenomena serangan trips (Thysanoptera: Thripidae) pada daun cabai (Capsicum annuum L.) dan penentuan dosis optimal untuk menekan serangan trips. Jenis penelitian bersifat eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas perlakuan dosis ekstrak biji bengkuang (0,05%, 0,1%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2%) dan perlakuan kontrol negatif, kontrol positif serta metanol dengan 36 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah luas serangan, lokasi serangan, bagian daun yang diserang, pola serangan dan warna serangan. Analisis data fenomena serangan dilakukan dengan analisis deskriptif dan analisis secara statistik menggunakan uji analisis of varians (Anova), dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf α = 5 %. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2017 di laboratorium Instrumen dan Tugas Akhir Fakultas Sains dan Teknologi dan laboratorium Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Hasil penelitian yang telah dilakukan berdasarkan analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa ekstrak biji bengkuang (P. erosus Urban ) berpengaruh sangat nyata terhadap fenomena serangan trips (Thysanoptera: Thripidae) dalam menurunkan luas serangan trips pada daun cabai (C. annum L.) dan dosis optimal untuk menekan serangan trips adalah konsentrasi ekstrak 0,05%. Bentuk fenomena serangan yang terjadi menunjukan bahwa bagian daun yang diserang adalah bagian permukaan atas dan permukaan bawah daun dan lokasi serangan pada bagian pangkal, tengah, dan ujung daun serta seluruh permukaan daun. Pola serangan bervariasi, yaitu berbentuk bulat, oval, memanjang dan seperti angka 8 dengan warna serangan keperakan dan selanjutnya berubah menjadi warna coklat. Disarankan untuk dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ekstrak biji bengkuang terhadap fenomena serangan trips pada tingkat jaringan.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > Q Science (General)
Depositing User: HASTUTI SETIA ADIKROM
Date Deposited: 31 May 2018 00:56
Last Modified: 31 May 2018 00:56
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/4324

Actions (login required)

View Item View Item