KEARIFAN LOKAL BUDAYA ARAB MELAYU MASYARAKAT JAMBI KOTA SEBERANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM

DAMANIK, JAINAB RAYANTI KEARIFAN LOKAL BUDAYA ARAB MELAYU MASYARAKAT JAMBI KOTA SEBERANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM. JURNAL KEARIFAN LOKAL BUDAYA ARAB MELAYU MASYARAKAT JAMBI KOTA SEBERANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM.

[img] Text
A1A214049 ARTIKEL ILMIAH.pdf

Download (1MB)

Abstract

KEARIFAN LOKAL BUDAYA ARAB MELAYU MASYARAKAT JAMBI KOTA SEBERANG SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM Oleh: Jainab Rayanti1), Budi Purnomo2), Nelly Indrayani3) 1Mahasiswa S1 Pendidikan Sejarah PIPS FKIP Universitas Jambi 2Dosen Pendidikan Sejarah PIPS FKIP Universitas Jambi Jambi, Indonesia Email: jainabrayanti@gmail.com Jambi Kota Seberang menjadi salah satu kampung tertua di Jambi yang terletak di Kecamatan Pelayangan, dan Kecamatan Danau Teluk. Kampung ini dikenal sebagai kampung santri. Kampung Jambi Kota Seberang merupakan gambaran perpaduan tiga budaya yakni Tionghoa, Arab, dan Melayu yang menjadi cikal bakal berkembangnya budaya Arab Melayu. Perpaduan budaya ini menunjukkan adanya budaya yang memiliki kearifan lokal. Budaya Arab Melayu dapat dijadikan sumber belajar yang tepat karena sumber belajar ini dapat menjaga kelestarian budaya lokal Arab Melayu sebagai peninggalan sejarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif jenis etnografi. Data dan sumber data diperoleh dari informan, arsip/dokumen, tempat/aktifitas. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa budaya Arab Melayu masyarakat Jambi Kota Seberang yang memiliki kearifan lokal dan dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah Kebudayaan Islam. Budaya Arab Melayu tersebut adalah Tari Zapin, Tari Dana Syarah, Musik Gambus, Batik, Makan Besamo, Hadrah atau Kompangan, Ziarah Kubur Massal, Nisfu Sya`ban, Nginau, Nuak, Nyukur Bayi, Burdah, dan Hari Assyura. Budaya Arab Melayu ini memiliki nilai-nilai luhur seperti nilai budaya, nilai karakter, nilai agama, nilai seni, dan nilai kekeluargaan. Peserta didik sebagai generasi muda harus diajarkan tentang nilai-nilai luhur bangsanya dengan cara menjadikan budaya lokal sebagai sumber belajar yang dekat dengan mereka. Dengan begitu dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal budaya Arab Melayu masyarakat Jambi Kota Seberang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah. Kata Kunci: Kearifan Lokal Budaya Arab Melayu, Sejarah Kebudayaan Islam, Sumber Belajar Siswa

Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Depositing User: JAINAB RAYANTI DAMANIK
Date Deposited: 06 Jul 2018 00:56
Last Modified: 06 Jul 2018 00:56
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/4706

Actions (login required)

View Item View Item