Penerapan Klausula Baku Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

Oktaviarni, Firya (2017) Penerapan Klausula Baku Dalam Perjanjian Pembiayaan Konsumen Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS JAMBI. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
8. Firya Oktaviarni.pdf

Download (107kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Pembiayaan konsumen merupakan salah satu sarana pembiayaan terhadap konsumen yang dilakukan oleh lembaga keuangan nonbank selain lembaga pembiayaan leasing, factoring, kartu kredit, modal ventura dan lain sebagainya. Dalam pembiayaan konsumen, kegiatan pembiayaan dimaksudkan untuk pengadaan barang sesuai kebutuhan konsumen dengan sistem pembayaran secara angsuran oleh konsumen berdasarkan suatu perjanjian atau kontrak. Perjanjian pembiayaan konsumen tersebut mencantumkan klausul-klausul eksenorasi yang menyebabkan ketidakseimbangan posisi salah satu pihak, dalam hal ini adalah pihak konsumen. Di Indonesia perlindungan terhadap konsumen sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Untuk membuat Perjanjian Pembiayaan Konsumen harus memperhatikan Pasal 18 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang klausula baku. Keywords : Perlindungan Konsumen, Perjanjian, Pembiayaan

Type: Article
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: kphuk
Date Deposited: 03 May 2017 04:17
Last Modified: 03 May 2017 04:17
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/604

Actions (login required)

View Item View Item