PENGGUNAAN METODE THE CORE CONFLICTUAL RELATIONSHIP THEME (CCRT) DAN COGNITIVE-EMOTION REGULATION QUESTIONNAIRE (CERQ) DENGAN MEDIA MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENGUNGKAPKAN SIKAP ASERTIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS JAMBI

Kuntarto, Eko (2016) PENGGUNAAN METODE THE CORE CONFLICTUAL RELATIONSHIP THEME (CCRT) DAN COGNITIVE-EMOTION REGULATION QUESTIONNAIRE (CERQ) DENGAN MEDIA MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENGUNGKAPKAN SIKAP ASERTIF PADA MAHASISWA UNIVERSITAS JAMBI. Proseding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia Asosiasi Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. pp. 781-792. ISSN 978-602-73267-5-0

[img]
Preview
Text
Artikel Jurnal-CCRT.pdf

Download (281kB) | Preview
Official URL: http://penerbitmetabook@gmail.com

Abstract

Masalah perilaku negatif mahamahasiswa akhir-akhir ini telah sampai pada kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Masalah tersebut terjadi diduga karena rendahnya sikap asertif yang dimiliki oleh mahamahasiswa. Asertif adalah kemampuan untuk mengekspresikan diri dengan sikap tulus, jujur, jelas, tegas, terbuka, sopan, spontan, apa adanya, dan tepat dalam menyampaikan keinginan, pikiran, perasaan dan emosi yang dialami. Ekspresi tersebut dinyatakan tanpa merugikan, melukai, menyinggung, atau mengancam hak-hak, kenyamanan, dan integritas perasaan orang lain. Fenomena-fenomena perilaku menyimpang dari mahasiswa dan mahamahasiswa tersebut perlu dicegah atau diatasi, dan memerlukan penanganan yang komprehensif oleh semua unsur masyarakat dan pemerintah, termasuk perdosenan tinggi. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian tentang sikap asertif di kalangan mahamahasiswa perlu dilakukan. Penelitian ini dilandasi teori the core conflictual relationship theme (CCRT) Luborsky. Analisis data menggunakan teknik behavioral Cognitive-Emotion Regulation Questionnaire (CERQ) Garnefski. Pengumpulan data menggunakan metode kuisioner dan pengamatan (observasi). Hasil penelitian: Berdasarkan analisis tugas diketahui adanya pola-pola yang unik, dari kelompok atau kategori responden pria (A) dan wanita (B). Pada kelompok A ada kecenderungan untuk memperoleh nilai yang rendah pada CERQ item (2), dan memperoleh nilai tinggi pada item (1), (3), (4), (5), (6), (7), (8), dan (9). Pada kelompok B ada kecenderungan untuk memperoleh nilai rendah pada item (6) dan (7), dan ada kecenderungan untuk memperoleh nilai tinggi pada item (1), (2), (3), (4), (5), (8), dan (9). Hasil analisis tahap 1 juga menunjukkan bahwa metode Cognitive-Emotion Regulation Questionnaire (CERQ) efektif untuk menganalisis fenomena perilaku asertif mahamahasiswa karena melalui tugas menulis ekspresif metode tersebut dapat membedakan secara konstan tiap item CERQ. Berdasarkan hasil penelitian disampaikan saran sebagai berikut: (1) Metode CCRT dan CERQ dengan media menulis ekspresif dapat menjadi sarana untuk meningkatkan perilaku asertif mahasiwa, (2) Pemanfaatan metode CCRT dan CERQ dengan media menulis ekspresif perlu dilakukan secara kolaboratif, yaitu kerjasama antara dosen, dan (3) kegiatan menulis perlu terus digalakkan di kalangan mahasiswa.

Type: Article
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Depositing User: EKO KUNTARTO
Date Deposited: 08 May 2017 02:56
Last Modified: 08 May 2017 02:56
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/636

Actions (login required)

View Item View Item