EKSKLUSIVITAS KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA (ROHIS) DI PTU: BIBIT-BIBIT RADIKALISME ?

Ramli, Supian (2014) EKSKLUSIVITAS KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA (ROHIS) DI PTU: BIBIT-BIBIT RADIKALISME ? Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama LP3 UNM Malang dan CV. Dream Litera Buana. pp. 18-40. ISSN 978-602-1060-31-5

[img] Text
EKSKLUSIVITAS KEGIATAN KEAGAMAAN MAHASISWA.docx

Download (72kB)

Abstract

Diakui bahwa Indonesia bukan negara agama, meskipun demikian nilai-nilai agama sangat dominan menjiwai rakyatnya dalam kehidupan pribadi, berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Lebih-lebih dalam konteks Indonesia, negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi tumpuan kemajuan dunia Islam di masa yang akan datang, maka ruh agama tidak dapat dipisahkan dari masyarakatnya. Maka tidaklah mengherankan apabila agama dalam berbagai aspek dan manifestasinya mendapatkan perhatian besar di negeri ini. Salah satu aspek yang mendapatkan perhatian khusus adalah pelaksanaan dan pengembangan Pendidikan Agama Islam (PAI), baik di lingkungan keluarga, masyarakat, di lembaga-lembaga pendidikan formal, di lembaga-lembaga pendidikan keagamaan maupun di lembaga-lembaga pendidikan umum sejak Taman Kanak-Kanak (TK) sampai Perguruan Tinggi. Perguruan Tinggi Umum (PTU) yang berperan sangat penting dalam mendidik dan mencetak generasi muda bangsa, juga melihat aspek ini sebagai fenomena yang harus dikembangkan dan mendapat porsi yang sangat besar, mengingat pentingnya hubungan antara ilmu dan agama, meminjam istilah Albert Einstein, knowledge without religion is blind, Religion without knowledge is lamp. Sehingga sangatlah urgen dan signifikan artinya ketika melihat PAI tidak sekedar formalitas pelengkap perkuliahan untuk mendapatkan nilai dan kemudian dapat menjadi sarjana, tetapi bagaimana PAI dan kegiatan keagamaan kampus dapat memberi nilai-nilai teoritis dan praktis yang berpengaruh bagi pengembangan kepribadian dan peningkatan akhlak yang mulia menuju insan yang beriman dan bertakwa, dan menciptakan kehidupan keagamaan kampus yang kondusif, inklusif dan menghargai Mengamati keadaan dan proses pembelajaran PAI dan kegiatan keagamaan di PTU dewasa ini, jika dihubungkan dengan potret ideal di atas, maka tantangan dan problematika pembelajaran PAI dan kegiatan keagamaan di PTU menjadi semakin komplek, terutama dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) keagamaan yang di PTU dikenal dengan UKM Rohani Islam (ROHIS). UKM yang merupakan kegiatan kemahasiswaan yang eksis dalam kegiatan keislaman dan penanaman nilai-nilai agama dengan berbagai program dan kegiatan yang mendapatkan porsi yang minimal sama dengan UKM-UKM lainnya.

Type: Article
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Humanities
Depositing User: SUPIAN
Date Deposited: 12 Jun 2017 02:10
Last Modified: 12 Jun 2017 02:10
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/699

Actions (login required)

View Item View Item