NILAI HEMOGRAM TERNAK BABI LOKAL (Sus scrofa) LEPAS SAPIH DENGAN PEMBERIAN TEMU IRENG (Curcuma aeroginosa Roxb) FERMENTASI

NATALIA, SAMOSIR (2017) NILAI HEMOGRAM TERNAK BABI LOKAL (Sus scrofa) LEPAS SAPIH DENGAN PEMBERIAN TEMU IRENG (Curcuma aeroginosa Roxb) FERMENTASI. Other thesis, UNIVERSITAS JAMBI.

[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Abstrak Natalia Samosir (E10013245).pdf.pdf

Download (9kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai hemogram ternak babi lokal lepas sapih yang diberi temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb) fermentasi Penelitian ini menggunakan 24 ekor ternak babi lokal lepas sapih. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) yang dikelompokkan berdasarkan bobot badan dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan diberi melalui air minum yaitu P0 (tanpa pemberian temu ireng dan probiotik), P1 (2% probiotik), P2 (2% temu ireng), P3 (2% temu ireng fermentasi), P4 (4% temu ireng fermentasi),) dan P5 (6% temu ireng fermentasi),. Peubah yang diamati adalah Jumlah eritrosit, jumlah leukosit, kadar hemoglobin, dan kadar hematokrit. Data dianalisis dengan sidik ragam, jika menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian temu ireng fermentasi memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap jumlah eritosit, hemoglobin dan hematokrit, tetapi memberi pengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah leukosit ternak babi lokal. Uji jarak berganda Duncan menunjukkan bahwa P0, P2, P4 berbeda sangat nyata (P<0,01) terhadap P1, P3, P5, akan tetapi P0 berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap P2, P1 berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap P5, P2 berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap P4, P1 berbeda nyata (P<0,05) terhadap P3, dan P3 berbeda nyata (P<0,05) terhadap P5. Rata-rata jumlah leukosit pada ternak babi lokal yang diperoleh pada penelitian berkisar antara 13,30-20,70 ribu/ mm3 Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dengan pemberian probiotik dan temu ireng fermentasi sampai taraf 6% secara umum tidak mempengaruhi nilai hemogram ternak babi lokal lepas sapih namun berpengaruh terhadap jumlah leukosit.

Type: Thesis (Other)
Subjects: Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Depositing User: NATALIA SAMOSIR
Date Deposited: 21 Jun 2017 04:12
Last Modified: 21 Jun 2017 04:12
URI: http://repository.unja.ac.id/id/eprint/799

Actions (login required)

View Item View Item