KEANEKARAGAMAN MIKROALGA DI SUNGAI KAOS DESA SUAK PUTAT KABUPATEN MUARO JAMBI SEBAGAI PENGAYAAN TAKSONOMI MONERA DAN PROTISTA BERUPA BOOKLET

Pratiwi, Ewindri Putri (2019) KEANEKARAGAMAN MIKROALGA DI SUNGAI KAOS DESA SUAK PUTAT KABUPATEN MUARO JAMBI SEBAGAI PENGAYAAN TAKSONOMI MONERA DAN PROTISTA BERUPA BOOKLET. KEANEKARAGAMAN MIKROALGA DI SUNGAI KAOS DESA SUAK PUTAT KABUPATEN MUARO JAMBI SEBAGAI PENGAYAAN TAKSONOMI MONERA DAN PROTISTA BERUPA BOOKLET. (Unpublished)

[img] Text
COVER.doc

Download (604kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.doc

Download (564kB)
[img] Text
7. BAB I.docx

Download (27kB)
[img] Text
11. BAB V.docx

Download (21kB)

Abstract

ABSTRAK Pratiwi, E.P. 2019. Keanekaragaman Mikroalga di Sungai Kaos Desa Suak Putat Kabupaten Muaro Jambi Sebagai Pengayaan Taksonomi Monera Dan Protista berupa Booklet: Skripsi, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Dra. Hj. Harlis, M.Si (II) Retni Sulistiyoning B, S.Pd, M.Si Kata Kunci: Keanekaragaman, Mikroalga, Sungai Kaos, Taksonomi Monera & Protista Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman mikroalga yang ada di Sungai Kaos. Waktu penelitian yaitu pada bulan Januari hingga Desember 2019. Data penelitian diperoleh dengan melakukan pengambilan sampel dan analisis data. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan rumus kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks kemerataan, indeks dominansi. Dari penelitian ini diperoleh 26 jenis mikroalga yang tergolong dalam 4 kelas yaitu Bacillariophyceae yang ditemukan 15 jenis, Chlorophyceae ditemukan 8 jenis, Cyanophyceae ditemukan 2 jenis dan Euglenophyceae ditemukan 1 jenis. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman diperoleh hasil berkisar dari 1,3-2,37 yang menunjukkan keanekaragaman dengan kriteria sedang. Indeks Keanekaragaman tertinggi terdapat pada stasiun 1 diwaktu pagi yaitu 2,37 dengan kriteria sedang. Indeks keanekaragaman terendah terdapat pada stasiun 2 diwaktu sore yaitu 1,3. Tingginya indeks keanekaragaman dipagi hari dan terendah di sore hari, dikarenakan pada waktu pagi hari intensitas cahaya yang masuk ke badan air cukup banyak. Sehingga waktu ini, dapat dikatakan waktu yang cukup baik untuk mikroalga melakukan aktivitas seperti proses berfotosintesis di air. Sehingga banyak ditemukan mikroalga pada pagi hari dibandingkan pada sore hari yang intensitas cahayanya tentu lebih sedikit. Dari hasil penelitian ini disarankan kepada masyarakat untuk memperhatikan kebersihan Sungai Kaos ini agar ekosistem di sungai ini tetap terjaga dan sungai dapat dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat tanpa merusak kondisi perairan di sungai.

Type: Article
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: EWINDRI PUTRI PRATIWI
Date Deposited: 26 Dec 2019 04:08
Last Modified: 26 Dec 2019 04:08
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/10000

Actions (login required)

View Item View Item