POLA PEWARISAN SIFAT TANAMAN KEDELAI TOLERAN TERHADAP NAUNGAN MELALUI APLIKASI KARAKTER MORFOFISIOLOGI: OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN TEGAKAN DI PROVINSI JAMBI

Soverda, Nerty and Alia, Yulia POLA PEWARISAN SIFAT TANAMAN KEDELAI TOLERAN TERHADAP NAUNGAN MELALUI APLIKASI KARAKTER MORFOFISIOLOGI: OPTIMALISASI PEMANFAATAN LAHAN TEGAKAN DI PROVINSI JAMBI. Universitas Jambi. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
13. POLA PEWARISAN SIFAT TANAMAN KEDELAI TOLERAN.pdf

Download (174kB) | Preview

Abstract

Untuk meningkatkan produksi kedelai yang ditanam sebagai tanaman sela, diperlukan perhatian ke arah pengembangan varietas kedelai yang toleran terhadap naungan dan berproduksi tinggi. Untuk pembentukan varietas tersebut diperlukan informasi tentang mekanisme toleransi terutama tentang karakteristik morfofisiologi dan pewarisan sifatnya belum banyak diketahui, terutama informasi mengenai karakter morfofisiologi tertentu yang menetukan sifat toleransi pada tanaman tersebut. Berdasarkan kenyataan diatas maka di identifikasi karakter morfofisiologi serta pewarisan sifat toleransi tanaman kedelai yang merupakan penciri toleransi tanaman terhadap naungan. Pewarisan sifat toleran terhadap naungan yang dilakukan pada persilangan yang dipelajari, tidak terdapat pengaruh tetua betina pada karakter-karakter karakter-karakter tinggi tanaman jumlah stomata atas, jumlah stomata bawah, jumlah biji per tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi per tanaman, dan hasil per tanaman, yang berarti dikendalikan setidaknya oleh dua gen dan tetua toleran Petek dapat dijadikan sebagai tetua jantan maupun tetua betina untuk karakter tersebut. Sedangkan untuk karakter-karakter kandungan klorofil-a, kandungan klorofil-b, kandungan karotenoid, dan bobot 100 biji terdapat pengaruh tetua betina, yang berarti karakter-karakter kandungan klorofil-a, kandungan klorofil-b, kandungan karotenoid, dan bobot 100 biji, maka varietas Petek hanya dapat digunakan sebagai tetua betina. Dari penelitian ini diketahui bahwa hasil persilangan menunjukkan nilai heritabilitas yang tinggi karena percobaan dilakukan dalam lingkungan yang terkontrol maka pengaruh genetik lebih besar dari pada pengaruh lingkungan, sehingga berpeluang untuk memperbaiki sifat toleran kedelai terhadap naungan. Kata Kunci : Naungan, kedelai, morfofisiologi, pewarisan sifat.

Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: NERTY SOVERDA
Date Deposited: 03 Aug 2017 02:17
Last Modified: 03 Aug 2017 02:17
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/1721

Actions (login required)

View Item View Item