REHABILITASI SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENYALAHGUNA NARKOTIKA(ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEDAN NOMOR 594/PID.SUS/2021/PN MDN DAN PUTUSAN NOMOR 392/PID.SUS/2021/PN MDN)

Pirause, Bobi (2022) REHABILITASI SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENYALAHGUNA NARKOTIKA(ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MEDAN NOMOR 594/PID.SUS/2021/PN MDN DAN PUTUSAN NOMOR 392/PID.SUS/2021/PN MDN). S1 thesis, Ilmu Hukum.

[img] Text
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
COVER.pdf

Download (217kB)
[img] Text
PENGESAHAN.pdf

Download (3MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (613kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (384kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (395kB)

Abstract

Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah: 1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan perlindungan hukum bagi penyalahguna narkotika menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika; 2) Untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan hukum pidana ke depan tentang pengaturan yang dapat memberikan perlindungan hukum kepada penyalahguna narkotika. Adapun rumusan masalah dalam penulisan ini yaitu: 1) Apakah pengaturan tentang penyalahguna narkotika telah memberikan perlindungan hukum menurut Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika?; 2) Bagaimana kebijakan hukum pidana ke depan tentang pengaturan yang dapat memberikan perlindungan hukum kepada penyalahguna narkotika?. Dalam pembahasan skripsi ini, penulis menggunakan tipe penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konsep (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, analisis bahan hukum yang terkumpul dilakukan dengan cara menginventarisasi, menyistematisasikan dan menginterpretasi. Temuan skripsi menunjukkan bahwa berdasarkan studi pada kasus Nomor: 594/Pid.Sus/2021/PN Mdn hakim menjatuhkan pidana penjara karena terdakwa merupakan pelaku bukan korban penyalahguna narkotika dan tidak adanya keterangan yang menyatakan bahwa pelaku mengalami ketergantungan narkotika, sedangkan pada kasus Nomor 392/Pid.Sus/2021/PN Mdn hakim menjatuhkan pidana berupa rehabilitasi karena terdakwa merupakan korban penyalahguna narkotika dimana pelaku menggunakan narkotika jenis sabu yang mana pemakaiannya kurang dari 1 (satu) gram. Sebagai saran atas kesimpulan tersebut disarankan, sesuai dengan ide dasar dan tujuan diberikannya sanksi pada penyalahguna narkotika ini maka ketentuan sistem sanksi bagi penyalahguna narkotika yang diatur dalam Undang-undang Narkotika ini perlu didepenalisasikan. Kata kunci: Rehabilitasi, Penyalahguna, Tindak Pidana Narkotika

Type: Thesis (S1)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: Pirause
Date Deposited: 16 Sep 2022 07:00
Last Modified: 16 Sep 2022 07:00
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/39550

Actions (login required)

View Item View Item