Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Belajar Membaca Cerpen Dengan Menggunakan Model Cooperative Integrated And Composition (CIRC) Atau Koperatif Membaca Dan Menulis Di Kelas V SD134 Merbau

Dermawan, Rifki (2018) Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Belajar Membaca Cerpen Dengan Menggunakan Model Cooperative Integrated And Composition (CIRC) Atau Koperatif Membaca Dan Menulis Di Kelas V SD134 Merbau. Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Belajar Membaca Cerpen Dengan Menggunakan Model Cooperative Integrated And Composition (CIRC) Atau Koperatif Membaca Dan Menulis Di Kelas V SD134 Merbau.

[img] Text
ABSTRACT INGGRIS.docx

Download (14kB)

Abstract

ABSTRAK Rifki Dermawan 2018. “Meningkatkan Keterlibatan Siswa Dalam Belajar Membaca Cerpen Dengan Menggunakan Model Cooperative Integrated And Composition (CIRC) Atau Koperatif Membaca Dan Menulis Di Kelas V SD134 Merbau”, Skripsi Studi Pendidikan Sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP Universitas Jambi Pembimbing I Drs.H.Syahrial,M.Ed.,PhD dan Pembimbing II Drs. Maryono, M.Pd. Kata kunci : Keterlibatan Belajar, Model Cooperative Integrated and Composition. Berdasarkan observasi pada kelas 5 SDN 134/I Muara Bulian dan wawancara terhadap guru yang mengampu kelas tersebut, peneliti memperoleh data dari 20 siswa yang ada di dalam kelas hanya 3 orang yang berani untuk bertanya setelah diberikan kesempatan untuk menanya. Bahwa keterlibatan dalam belajar membaca masih kurang optimal, terlihat dari proses kegiatan belajar mengajar, siswa hanya mendengarkan dan tanpa ada respon untuk bertanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimaksud untuk memperoleh informasi mengenai keefektifitasan model CIRC untuk meningkatkan Keterlibatan Belajar Siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model CIRC dalam meningkatkan keterlibatan Belajar Siswa. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa penggunaan model CIRC dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa berjalan dengan baik dengan perbaikan-perbaikan pada tiap siklusnya dan dapat mencapai kriteria keberhasilan penelitian. pada siklus pertama siswa langsung diberikan atau diberikan cara belajar dengan model CIRC yaitu dengan siswa dibagi menjadi kelompok inti pada saat penelitian. pemberian treatment ini bertujuan agar siswa terbiasa dengan cara belajar yang peneliti inginkan. Setelah penerapan model CIRC pada siklus dengan menggunakan mata pelajaran Bahasa Idonesia belum sepenuhnya siswa mencapai kriteria ketuntasan dengan skor 75. Pada perbaikan di siklus ke-2 model CIRC berjalan dengan efeektif. Dengan data bahwa ketuntasan kelas mencapai angka 89 %. Terdapat peningkatan di setiap pertemuan siklus 1 dan 2 dengan jenjang, 51, 62, 86 dan 89. Terbukti terdapat peningkatan yang baik setelah diterapkan model CIRC di siklus ke-2 dengan mencapai kategori “baik” dengan kriteria keberhasilan kelas 75. Maka tindakan dengan menggunakan model CIRC mampu meningkatkan keterlibatan belajar siswa siswa.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: RIFKI DERMAWAN
Date Deposited: 13 Jul 2018 02:17
Last Modified: 13 Jul 2018 02:17
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/4822

Actions (login required)

View Item View Item