PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK USIA 12-14 TAHUN SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL

Sujarwo, Anton and Usman, Usman and Liyus, Herry (2023) PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA ANAK USIA 12-14 TAHUN SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL. S2 thesis, Magister Ilmu Hukum.

[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
COVER.pdf

Download (272kB)
[img] Text
Pengesahan Tesis Anton.pdf

Download (261kB)
[img] Text
Persetujuan Tesis Anton.pdf

Download (193kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (428kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (653kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (413kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (471kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui dan menganalisis pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia; 2) Untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan hukum pidana ke depan mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual di Indonesia. Adapun rumusan masalah 1) Bagaimanakah pengaturan mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual berdasarkan peraturan perundang-undangan di Indonesia?; 2) Bagaimanakah kebijakan hukum pidana ke depan mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual di Indonesia?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (cases approach. Hasil akhir menunjukan bahwa: Pengaturan mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual tidak diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Secara khusus Pasal 69 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia mengatur apabila pelaku tindak pidana kekerasan seksual oleh anak berusia 12 tahun tetapi belum berusia 14 tahun tidak dapat dijatuhi sanksi pidana, hanya dapat dikenai tindakan. Sanksi tindakan berdasarkan Pasal 82 ayat 1 UUSPPA meliputi: a. Pengembalian kepada orang tua/wali; b. Penyerahan kepada seseorang; c. Perawatan di rumah sakit jiwa; d. Perawatan di LPKS; e. Kewajiban mengikuti pendidikan formal dan/atau pelatihan yang diadakan oleh pemerintah atau badan swasta; f. Pencabutan surat izin mengemudi; dan/atau g. Perbaikan akibat tindak pidana. Kebijakan hukum pidana ke depan mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual harus diatur secara tegas dan jelas dalam suatu undang-undang agar dapat memberikan kepastian hukum, keadilan serta kemanfaatan. Kepada pembentuk undang-undang untuk segera merevisi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak mengenai pertanggungjawaban pidana anak usia 12-14 tahun sebagai pelaku tindak pidana kekerasan seksual, yakni mengenai tindak pidana yang dapat dilakukan diversi dengan mengenyampingkan batas ancaman pidana yang dapat dilakukan diversi dan mengedepankan konsep permaafan dan kesepakatan dari para pihak khususnya dalam perkara anak sebagai pelaku dan korban tindak pidana kekerasan seksual dalam rangka melindungi anak baik sebagai korban maupun pelaku. Kata Kunci: Pertanggungjawaban Pidana, Anak Usia 12-14 Tahun, Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Type: Thesis (S2)
Subjects: K Law > KD England and Wales > KDC Scotland
Divisions: Pascasarjana > Ilmu Hukum
Depositing User: ANTON SUJARWO
Date Deposited: 17 Jul 2023 07:18
Last Modified: 14 Sep 2023 02:11
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/53055

Actions (login required)

View Item View Item