UJI EFEK TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus)

Viona, Zasya (2023) UJI EFEK TONIKUM EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus). S1 thesis, Farmasi.

[img] Text
SKRIPSI ZASYA VIONA FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] Text
COVER SKRIPSI.pdf

Download (492kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.pdf

Download (986kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (326kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (398kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (248kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (304kB)

Abstract

Latar Belakang : Tonikum merupakan zat yang dapat meningkatkan stamina untuk memulihkan energi dalam waktu singkat. Sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) merupakan tanaman yang bagian daunnya dikenal memiliki kandungan berbagai metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, steroid/terpenoid, saponin dan tanin yang memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek tonikum dari ekstrak etanol daun sambung nyawa pada mencit putih jantan (Mus musculus) serta mengetahui dosis terbaik ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dalam memberikan efek tonikum pada mencit putih jantan (Mus musculus). Metode : Penelitian ini bersifat eksperimental menggunakan metode uji Natatory Exhaustion, Uji Gelantung dan Uji Induksi tidur dengan 5 kelompok perlakuan dan masing-masing kelompok terdiri dari 5 hewan uji yang diberi perlakuan berupa Na-CMC 0,5% sebagai kontrol negatif, kafein 100mg/kgBB sebagai kontrol positif serta pemberian suspensi ekstrak daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dengan dosis yang berbeda yaitu perlakuan 1 dosis 200mg/kgBB, perlakuan 2 dosis 400mg/kgBB dan perlakuan 3 dengan dosis 800mg/kgBB. Parameter yang diamati dalam penelitian ini waktu kemampuan mencit bertahan diatas permukaan air, waktu kemampuan mencit bertahan dalam bergelantungan dan waktu bertahan mencit setelah diberi obat tidur Fenobarbital secara intra peritoneal. Hasil : Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One-way ANOVA dan uji lanjut duncan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kayu manis (Cinnamomum burmanni) memiliki perbedaan antara kelompok perlakuan, dimana pemberian perlakuan 3 (800mg/kgBB) memberikan efektivitas tonikum yag lebih baik dikarenakan pada dosis tersebut memberikan pengaruh yang sama dengan kontrol positif kafein 100mg/kgBB, dilanjutkan dengan perlakuan 2 (400mg/kgBB) dan perlakuan 1 (200mg/kgBB). Kesimpulan: Ekstrak daun sambung nyawa meliliki efek tonikum, dengan dosis terbaik adalah 800mg/kgBB. Kata Kunci : Daun sambung nyawa (Gynura procumbens), Tonikum, Natatory exhaustion, Gelantung, Induksi tidur, Kafein

Type: Thesis (S1)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Viona
Date Deposited: 20 Jul 2023 03:32
Last Modified: 20 Jul 2023 03:32
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/54047

Actions (login required)

View Item View Item