Study Komparasi Model Pembelajaran Inquiri dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMAN 1 Muaro Jambi

Rahayu, Sri Study Komparasi Model Pembelajaran Inquiri dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMAN 1 Muaro Jambi. Study Komparasi Model Pembelajaran Inquiri dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMAN 1 Muaro Jambi. (Unpublished)

[img] Text
ARTIKEL ILMIAH SRI RAHAYU.pdf

Download (298kB)

Abstract

ABSTRAK Rahayu, Sri. 2018. Study Komparasi Model Pembelajaran Inquiri dan Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi Kelas XI IPS SMAN 1 Muaro Jambi: Pembimbing (I) Dr. Drs. Suratno, M.Pd (II) Fachruddiansyah Muslim, S.Pd., M.Pd Kata Kunci : Inquiri, Kemandirian Belajar, Teams Games Tournament (TGT) Dalam proses pembelajaran ekonomi masalah yang terjadi adalah kurangnya tanggung jawab, kurangnya inisiatif dalam diri siswa untuk belajar sehingga siswa dikatakan masih kurang mandiri dalam belajar masih banyaknya siswa yang tidak bertanggung jawab dalam mengerjakan soal dan tugas-tugas. Masalah ini terjadi disebabkan beberapa faktor, diantaranya pembelajaran yang seharusnya berpusat pada siswa masih berpatokan pada guru sebagai pengarah dan menjelaskan setiap tahapan prosesnya, tetapi pada prosesnya siswa masih kurang teliti, kurang tanggung jawab dan kurang mandiri dalam proses pelaksanaan. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui perbedaan pembelajaran antara model pembelajaran inquiri dan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap kemandirian belajar siswa terhadap pembelajaran ekonomi. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Muaro Jambi pada bulan Maret-Agustus 2018. Data penelitian diperoleh dengan mengisi lembar observasi awal pada siswa yang dilakukan sebelum menggunakan model, kemudian diberikan treatment menggunakan model pembelajaran Inquiri dan Teams Games Tournament (TGT). Setelah dilakukan treatment observasi akhir dilakukan dengan mengisi lembar observasi, kemudian hasil lembar observasi kemandirian belajar dianalisis secara kuantitatif menggunakan rumus statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata observasi awal kemandirian belajar siswa sebelum menggunakan model pembelajaran inquiri adalah sebesar 24,090 menjadi 28,062. Begitu juga dengan model teams games tournament (TGT) rata-rata hasil observasi awal kemandirian belajar siswa 22,761 menjadi 25,99. Hasil ini diperkuat dengan perhitungan hasil uji-t sebesar 2,629. Dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh nilai t tabel sebesar 1,670. Dengan demikian t hitung > t tabel atau 2,629 > 1,670 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan bahwa kemandirian belajar siswa yang mengunakan model pembelajaran inquiri lebih tinggi dari pada kemandirian belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran TGT. Selain itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan belajar kelas eksperimen lebih efektif dibanding kelas kontrol dengan indikasi rata-rata lebih tinggi.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: SRI RAHAYU
Date Deposited: 09 Oct 2018 02:00
Last Modified: 09 Oct 2018 02:00
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/5748

Actions (login required)

View Item View Item