Penerapan Metode Demontrasi Dalam Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Slow Learner di SMA Negeri 3 Kota Jambi

Fitriani, Besse Penerapan Metode Demontrasi Dalam Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Slow Learner di SMA Negeri 3 Kota Jambi. Siswa Slow Learner.

[img] Text
COVER.pdf

Download (90kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (203kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (123kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (20kB)

Abstract

ABSTRAK Fitriani Besse, 2018. “Penerapan Metode Demontrasi Dalam Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Slow Learner di SMA Negeri 3 Kota Jambi”. Pembimbing: Dr. Akmal Sutja, M. Pd, dan Prof. Dr. Emosda, M. Pd.,Kons. Penelitian ini berdasarkan atas fenomena yang terjadi di lapangan yang menunjukkan bahwa banyaknya siswa yang tergolong siswa slow learner. Adapun ciri-ciri siswa slow learner yaitu sulit mengungkapkan ide, daya konsentrasi rendah, perhatian belajar rendah, dan pola interaksi kurang. Oleh sebab itu, perlunya kreativitas dan perhatian khusus dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini untuk mengatasi permasalahan siswa slow learner, pada penyelenggaraan layanan informasi diterapkan metode demontrasi. Penelitian dilakukan pada siswa slow learner kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Kota Jambi. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengungkapkan penerapan metode demonstrasi pada layanan informasi pada siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Kota Jambi (2) mengungkapkan penerapan metode demonstrasi pada layanan informasi pada siswa slow learner di kelas XI IPS 1 SMA Negeri 3 Kota Jambi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan layanan dan digunakan untuk membantu meningkatkan pemahaman siswa slow learner dengan menerapkan metode demontrasi pada penyelenggaraan layanan informasi. Subjek yang diteliti sejumlah 5 orang siswa yang berada pada peringkat 35-40. Metode pengumpulan data yang digunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian penyelenggarakan layanan informasi dengan metode demonstrasi melalui (1) materi belajar kelompok melalui peragaan sebuah kertas dengan memanfaatkan berbagai alat tulis, dan (2) materi kenakalan remaja melalui peragaan dengan memanfaatkan bahan material dan peralatan rumah tangga. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa slow learner mampu memahami materi layanan yang disampaikan yang disampaikan dan bahkan dapat memfokuskan perhatiannya, mengemukakan pendapat, dan mampu menjalin interaksi dengan teman-temannya. Hendaknya guru BK dan pihak sekolah lainnya dapat menerapkan metode demontrasi pada setiap penyelenggaraan prose pembelajaran. Kata Kunci: Siswa Slow Learner, Metode Demonstrasi, Layanan Informasi

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: BESSE FITRIANI
Date Deposited: 22 Nov 2018 02:03
Last Modified: 22 Nov 2018 02:03
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/6038

Actions (login required)

View Item View Item