Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle 5e dan Metode Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Ips Kelas VII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi

Fitri, Khairani Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle 5e dan Metode Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Ips Kelas VII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle 5E Dan Metode Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran IPS Kelas VII Di SMP Negeri Muaro Jambi.

[img] Text
cover.pdf

Download (90kB)
[img] Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (229kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (90kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (346kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (85kB)

Abstract

ABSTRAK Khairani, Fitri. 2019. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Cycle 5E Dan Metode Pembelajaran Open-Ended Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran IPS Kelas VII Di SMP Negeri Muaro Jambi: Skripsi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing (I) Prof. Dr. H. Ekawarna, M.Psi (II) Dr. Rosmiati, M.Pd Kata Kunci: Learning Cycle 5E, Berpikir Kritis, Open-Ended Penelitian ini dilatarbelakangi masih kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa yang dimiliki siswa selama proses pembelajaran IPS. Model Pembelajaran Learning Cycle 5E dan metode pembelajaran Open-Endedmerupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif Learnig Cycle 5E terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS, (2) Untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran Open-Ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS, (3) Untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran kooperatif Learning Cycle 5e di bandingkan dengan menggunakan metode pembelajaran Open-Ended. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-Equivalent Control Group Pretest-Posttest Design.Pengambilan sampel dilakukan dengan mengunakan teknik porposive sampling, dan instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar observasi dan tes soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penerapan model Learning Cycle 5 dan metodepembelajaran Open-Ended¬terhadap kemampuan berpikir kritis siswa yang ditunjukkan melalui penghitungan yang dinilai oleh peneliti yaitu X2hitung> X2tabel atau 21,240 > 9,49. Dan dengan melihat hasil uji t-test dengan perolehan hasil Asymp. Sig (2-Side) sebesar 0,000 lebih kecil jika dibandingkan dengan nilai alpha yaitu 0,05. yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Jadi kesimpulannya bahwa pembelajaran IPS dengan menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 5E lebih baik dari pada pembelajaran Open-Ended-untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII di SMP Negeri 7 Muaro Jambi. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka, sebaiknya dalam melakukan pengajaran menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 5Ekhususnya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Law, Arts and Social Sciences > School of Education
Depositing User: FITRI KHAIRANI
Date Deposited: 10 Jul 2019 06:47
Last Modified: 10 Jul 2019 06:47
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/8286

Actions (login required)

View Item View Item