PENGARUH MODIFIKASI THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIPA SMAN TITIAN TERAS H. ABDURRAHMAN S

RAHMI, SAFIRA PENGARUH MODIFIKASI THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIPA SMAN TITIAN TERAS H. ABDURRAHMAN S. JURNAL PENGARUH MODIFIKASI THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI HIDROLISIS GARAM KELAS XI MIPA SMAN TITIAN TERAS H. ABDURRAHMAN S.

[img] Text
cover.pdf

Download (100kB)
[img] Text
pengesahan.pdf

Download (103kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (116kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (295kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (278kB)

Abstract

ABSTRAK Rahmi, Safira. 2019. Pengaruh Modifikasi Think Pair Share (TPS) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI MIPA SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Skripsi, Jambi: Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi. Pembimbing I: Dr. Yusnelti, M.Si, Pembimbing II: Dr. Haryanto, M.Kes. Kata kunci: Think Pair Share, Berpikir Kritis, dan Hidrolisis Garam. Pendidikan karakter ditekankan pada konten dan konteks Kurikulum 2013, hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Berdasarkan pengalaman Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) di SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti, peserta didik belajar di kelas secara individu. Belajar secara mandiri memang dianjurkan bagi peserta didik namun hasil belajar yang didapat atau diperoleh oleh peserta didik hanya sebatas dari pengetahuan yang mereka miliki. Peserta didik juga dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (kritis-kreatif-inovatif-produktif-solutif) untuk bekerja di abad ke-21. Salah satu model pembelajaran yang menjadi solusi atau jawaban berdasarkan hasil analisis dan empiris adalah model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manakah yang lebih baik, kemampuan berpikir kritis yang diajar menggunakan model TP3S atau model TPS pada materi hidrolisis garam kelas XI MIPA SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti. Penelitian ini menggunakan metode komparatif dengan sampel terdiri atas dua kelas yaitu kelas XI MIPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes essay. Untuk mengetahui manakah yang lebih baik model TP3S atau model TPS terhadap kemampuan berpikir kritis pada materi hidrolisis garam dilakukan uji t dengan berdasarkan data dua sampel penelitian. Hasil uji normalitas pada kedua sampel yaitu menunjukkan data berdistribusi normal pada kedua sampel dengan 0,084<0.177 dan 0,083<0,177 sehingga Lhitung<Ltabel, dan uji homogenitas pada kedua sampel memiliki varians yang sama dengan 0,77<4,05 sehingga Fhitung<Ftabel, serta pada pengujian hipotesis Thitung>Ttabel yaitu 13,225>1,678 menunjukkan bahwa H0: X1≤X2 ditolak dan Ha: X1>X2 diterima, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran materi hidrolisis garam yang diajarkan melalui model modifikasi TP3S terhadap kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dibandingkan pembelajaran materi hidrolisis garam yang diajarkan melalui model TPS pada siswa kelas XI MIPA SMAN Titian Teras H. Abdurrahman Sayoeti.

Type: Article
Subjects: L Education > L Education (General)
Q Science > QD Chemistry
Depositing User: SAFIRA RAHMI
Date Deposited: 12 Jul 2019 02:27
Last Modified: 12 Jul 2019 02:27
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/8332

Actions (login required)

View Item View Item