Analisis Kesulitan Belajar Siswa Berdasarkan Taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO) dalam Menyelesaikan Soal-soal Materi Garis Singgung Persekutuan Dalam dan Persekutuan Luar Dua Lingkaran Kelas VIII SMP

ANDRIANI, NADIA (2019) Analisis Kesulitan Belajar Siswa Berdasarkan Taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO) dalam Menyelesaikan Soal-soal Materi Garis Singgung Persekutuan Dalam dan Persekutuan Luar Dua Lingkaran Kelas VIII SMP. Other thesis, FKIP.

[img] Text
COVER.pdf

Download (179kB)
[img] Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (117kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (87kB)
[img] Text
BAB 1.pdf

Download (222kB)
[img] Text
BAB 5.pdf

Download (104kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan belajar yang dialami siswa berdasarkan Taksonomi SOLO dalam menyelesaikan soal-soal materi garis singgung persekutuan dalam dan persekutuan luar dua lingkaran di kelas VIII SMP N 22 Kabupaten Tebo, serta Mengetahui penyebab siswa mengalami kesulitan belajar tersebut. Penelitian ini dilakukan di SMP N 22 Kabupaten Tebo pada tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII B diberikan soal tes, kemudian dipilih masing-masing satu orang siswa sebagai subjek yang berada pada tiap level taksonomi SOLO dan dilakukan wawancara. Pada penelitian ini tidak ditemukan siswa yang berada pada level tertinggi yaitu extended abstract. Dari jawaban empat subjek yang dianalisis ditemukan berbagai kesulitan belajar yang mereka alami. Subjek pada level terendah yaitu prestruktural terindikasi oleh banyak kesuulitan belajar dibandingkan level yang lebih tinggi begitupun subjek pada level lainnya. Hasil Penelitian ini adalah untuk siswa level prestruktural mengalami lebih banyak kesulitan belajar terbukti dengan tidak mampu menjawab satu soalpun dengan benar dan penyebabnya adalah kemampuan intelektual mereka yang rendah serta kurangnya motivasi dalam belajar. Adapun level lainnya juga dipengaruhi oleh kemampuan intelektual serta motivasi. Disini dapat terlihat bahwa siswa level relational baik dari segi intelektual maupun motivasi belajarnya lebih tinggi sehingga kesulitan belajar yang dialami tidak terlalu berat sehingga mampu mengerjakan soal dengan baik.

Type: Thesis (Other)
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: NADIA ANDRIANI
Date Deposited: 09 Oct 2019 07:23
Last Modified: 09 Oct 2019 07:23
URI: https://repository.unja.ac.id/id/eprint/9461

Actions (login required)

View Item View Item